Initial Ss…

Sekedar Ingin Berbagi….

Kepemimpinan

Pemimpin adalah seorang yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinannya dalam mengarahkan orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut dalam mencapai suatu tujuan. Drucker dalam bukunya Leader of Future mengatakan bahwa Pemimpin yang efektif bukanlah orang yang selalu dipuja atau dicintai, namun mereka adalah individu yang menjadikan pengikutnya berbuat benar.

Sedangkan kepemimpinan berbeda dengan popularitas ataupun kharisma, tapi identik dengan pencapaian hasil. Menurut G. R. Terry, kepemimpinan adalah kegiatan-kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar mau bekerja sama untuk mencapai tujuan.

Unsur-unsur kepemimpinan :
1. Leader, adalah seorang pemimpin
2. Pengikut adalah orang-orang yang dipimimpin
3. Organisasi yang bersangkutan
4. Objektif adalah sasaran yang ingin dicapai.

Ada banyak pendapat yang membahas tentang definisi kepemimpinan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Oleh John pfiffner,
    mendefinisikan kepemimpinan adalah seni untuk menkoordinasikan dan memberikan dorongan terhadap individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
  2. Oleh Dalton Mc. Farland, memberikan definisi
    kepemimpinan sebagai suatu proses di mana pimpinan digambarkan akan memberikan perintah/pengarahan, bimbingan, atau mempengaruhi, pekerjaan orang lain dalam memilih dan mencapai tujuan yang ditetapkan.

Adapun sifat-sifat kepemimpinan yaitu :
1. Jujur
2. Berpengetahuan
3. Berani
4. Mampu mengambil keputusan
5. Dapat dipercaya
6. Berinisiatif
7. Bijaksana
8. Tegas
9. Adil
10. Menjadi tauladan
11. Tahan uji (ulet)
12. Loyalitas
13. Tidak mementingkan diri sendiri
14. Antusias
15. Simpatik

16. Rendah diri

Dari sifat-sifat di atas, kejujuran merupakan syarat utama untuk menjadi seorang pemimpin. Kejujuran merupakan salah satu yang menonjol, dimana setiap kali dilakukan penelitian di dunia barat, kejujuran selalu berada dalam ranking pertama. Itu tandanya saentor dunia mangakui bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, maka syarat utamanya haruslah memiliki sifat kejujuran, sehingga mampu memimpin secara efektif dan nantinya bila sudah diganti, ia tetap dihormati, bahkan menjadi simbol dari organisasi yang pernah dipimpinnya.

Sedangkan tipe-tipe pemimpin menurut Dr. Sondang P. Siagian, adalah sebagai berikut :
1. Otokratis, yaitu tipe pemimpin yang :

  • Menganggap organisasi sebagai milik pribadi
  • Mengidentifikasi tujuan pribadi  tujuan organisasi
  • Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata
  • Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat
  • Terlalu bergantung pada kekuasaan formalnya

2. Mliteristis, yaitu seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat :

  • Dalam menggerakkan bawahan sistem perintah yang lebih sering digunakan
  • Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya
  • Senang kepada formalitas yang berlebih-lebihan
  • Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahannya
  • Sukar menerima kritikan dari bawahannya

3. Paternalistis, yaitu seorang pemimpin yang :

  • Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa
  • Bersikap terlalu melindungi
  • Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan
  • Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif
  • Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya
  • Sering bersikap maha tahu

4. Kharismatik, yaitu pemimpin yang dianggap memiliki atau mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada  umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu.

5. Demokratis, yaitu seorang pemimpin yang :

  • Dalam proses pergerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia
  • selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya
  • ia senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik-kritik dari bawahannya
  • selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan
  • dengan ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian dibanding dan diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, akan tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain
  • selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripanya
  • berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 19/01/2011 by in sosial & politik.
%d bloggers like this: