Initial Ss…

Sekedar Ingin Berbagi….

Pengertian Sistem Politik

Sebelum kita melanjutkan pada definisi Sistem Politik, terlebih dahulu kita melihat arti dari sistem tersendiri. Sistem berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Systema” yang berarti :

  1. Suatu Keseluruhan yang tersusun dari sekain banyak bagian (Shrode dan Voich, 1974: P.115).
  2. Hubungan yang berlangsung diantara satuan-satuan atau komponen secara teratur (awad, 1979: P.4).

Selain itu, menurut Campbell (1979:3), sistem adalah himpunan komponen atau bagian yang saling berkaitan yang bersama-sama berfungsi untuk mencapai sesuatu tujuan. Awad (1979:4), sistem adalah sehimpunan komponen atau subsistem terorganisasikan dan berkaitan sesuai dengan rencana untuk mencapai sesuatu tujuan tertentu. Konontz dan O, Donnell (197914), sistem adalah bukan wujud fisik, melainkan Ilmu Pengetahuan juga disebut sebagai suatu sistem yang terdiri dari fakta, prinsip, doktrin, dan sejenisnya.

Dalam Webster’s New Collegiate Dictionary, sistem terdiri dari kata “syn” dan “histanal (grek)” yang berarti to place together, menempatkan bersama. Disini dijelaskan bahwa System is a complex of ideas, principles etc forming a coherent whole, as the American system of government (Sistem adalah suatu kumpulan pendapat-pendapat, prinsip-prinsip, dan lain-lain, yang membentuk suatu kesatuan yang berhubung-hubungan satu sama lain; seperti sistim pemerintahan Amerika).

Dalam Advanced Leaner’s Dictionary, dijelaskan System is a group of facts, ideas, beliefs, etc aranged in an orderly way; as a syatem of phlosophy (Sistem adalah kumpulan fakta-fakta, pendapat-pendapat, kepercayaan-kepercayaan dan lain-lain yang disusun dalam suatu cara yang teratur, seperti suatu sistim filsafat).

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sistem ialah sesuatu yang berhubungan satu sama lain, sehingga membentuk suatu kesatuan. Dalam sistem ada tiga unsur :

  1. faktor atau faktor-faktor yang dihubungkan,
  2. hubungan yang tidak dipisahkan antara faktor-faktor itu tadi,
  3. karena hubungannya, maka membentuk suatu kesatuan.

Selanjutnya adalah tentang politik. Politik dalam bahasa inggrisnya adalah Politics. Dalam Webster’s New Collegiate Dictionary, Politicsberasal dari kata polisyang berarti “city state” atau negara kota. Selanjutnya Politics diberi arti : the art and science of government (seni dan ilmu pemerintahan). G.A. Jacobsen and W.H. Lipman dalam buku Political Science, Term and Basic Theories, Intitutions and Practices, mengemukakan bahwa ilmu politik adalah ilmu tentang negara. Hal itu berkaitan dengan :

  1. hubungan-hubngan antara individu dengan individu satu sama lain, yang diatur oleh negara dengan undang-undang.
  2. hubungan antara individu-individu atau kelompok orang-orang dengan negara.
  3. hubngan antara negara dengan negara.

George Simpson juga menyebutkan bahwa Ilmu Politik bertalian dengan bentuk-bentuk kekuasaan, cara memperoleh kekuasaan dan perbandingan sistem kekuasaan yang berbeda.

Dari pembahasan tersebut mengenai politik, dapat dikatakan bahwa sistem politik bertalian dengan :

  1. sistem pemerintahan.
  2. sistem kekuasaan untuk mengatur hubngan invidu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan negara dan antara negara dengan negara.

Kita dapat mengasumsikan bahwa kata politik menunjukkan kepada :

  1. Segi kehidupan manusia untuk kekuasaan (power relaion), Misalnya kebebasan politik, kejahatan politik, kegiatan politik, dal-dal yang berkaitan dengan politik.
  2. Tujuan yang hendak dicapai, Misalnya Politik keuangan, politk dalam negeri, ekonomi, dll.

Kita dapat mengatakan bahwa politik berbeda dengan ilmu politik dan ahli ilmu politik belum tentu juga seorang politikus atau tokoh politik. Secara umum Ilmu Politik adalah ilmu yang mengkaji tentang hubungan kekuasaan, baik sesama warga negara, antar warga negara da negara, maupun hubungan sesama negara. Salah satu fokus perhatian ilmu politk dalam maasalah kekuasaan adalah :

  1. upaya memperoleh kekuasaan,
  2. mempertahankan kekuasaan,
  3. penggunaan kekuasaan,
  4. bagaimana menghambat penggunaan kekuasaan.

Almond dalam bukunya “The Politics of developing Areas”, mengatakan Sistim politik pada hakekatnya melaksanakan fungsi-fungsi mempertahankan kesatuan msayarakat, menyesuaikan dan merubah unsur pertautan hubngan, agama dan sistim ekonomi, melindungi kesatuan sisitm politik dan ancaman-ancaman dari luar atau mengembangkannya terhadap masyarakat lain atau menyerangnya. Almond juga mengatakan bahwa sistem politik menjalankan fungsi-fungsi penyatuan dan penyesuaian (baik ke dalam masyarakat itu sendiri maupun kepada masyarakat lain) dengan jalan perbuatan atau ancaman untuk dilaksanakan walaupun agak bersifat paksaaan. Sedangkan David Eeston meganjukan suatu definisi yang terdiri dari tiga unsur :

  1. sistem politik menetapkan nilai (dengan cara kebijaksanaan)
  2. penetapannya bersifat paksaaan atau dengan kewenangan,
  3. penetapan yang bersifat paksaan itu mengikat secara keseluruhan.

Dari uraian di atas, maka dapat diketahui bahwa sistem politik menunjukkan adanya unsur atau faktor sbb :

  1. fungsi integritasi dan adapatasi terhadap masyarakat baik ke dalam maupun ke luar.
  2. penetapan nilai (allocating values) dalam masyarakat berdaarkan kewenangan.
  3. penggunaan kewenangan/kekuasaan (authority atau power) baiks secara syah ataupun tidak.

Dengan demikian secara harfiah dapat dikatakan bahwa sistem politik ialah kumpulan pendapat-pendapat, prinsip-prinsip dan lain-lain yang membentuk suatu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan denga cara mengatur hubungan antar individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan negara, dan hubungan negara dengan negara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27/07/2011 by in sosial & politik.
%d bloggers like this: