Initial Ss…

Sekedar Ingin Berbagi….

Sir Rowland Hill-Bapak Prangko Dunia

Sir Rowland Hill (3 Desember 1975-27 Agustus 1879)

Sir Rowland Hill lahir di Kidderminster pada tanggal 3 Desember 1975. Ia memiliki enam saudara laki-laki dan dua saudara perempuan. Ayahnya bernama Thomas Wright Hill. Mereka adalah keluarga yang miskin akibat dari peperangan antara Inggris dan Perancis. Rownland Hill sangat gemar membaca buku, terutama dongeng anak-anak karangan Miss Edgeworth. Rownloand Hill memiliki pandangan yang luas serta keteguhan yang nampaknya hal itu diwarisi dari Ayahnya. Demikian pula kecerdasan, kesabaran serta ketetelitian yang dimiliki oleh ibunya terpadu dalam dirinya.

Pada usia sekitar 31 tahun Rowland Hill pindah ke Birmingham. Bersama salah satu saudaranya, ia mendirikan sebuah sekolah istimewa di Bruce Cstle di Tottenham. Ia pun mencoba mengikuti jejak ayahnya yaitu sebagai guru. Dalam karirnya itu Rowland Hill memperkenalkan sistem mengajar yang disbut “Hazlewood”. Sistem itu mengungkapkan bahwa mengakui kebenaran adalah sangat penting bagi mahasiswa yang demokratis agar suatu pendidikan bisa berhasil. Bahkan lebih dari itu, Rowland Hill, menekankan bahwa seorang pendidik mutlak harus memiliki disiplin diri yang kuat. Dengan gagasannya itu, Ia memberi wawasan tersendiri bagi dunia pendidikan pada masa itu.

Sebagai seorang guru, Rowland Hill menekuni pekerjaannya dengan sangat rajin. Rata-rata tidak kurang dari 15 jam sehari ia habiskan untuk melakukan oekerjaannya itu, dan bahkan ia melakukannya itu berturut-turut dalam seminggu. Hal inilah yang menyebabkan kesehatannya menjadi terganggu. Akhirnya setelah pulih Rowland Hill memutuskan untuk tidak lagi mengajar. Ia memutuskan untuk membantu suatu yayasan yang bertujuan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

Rowland Hill pernah melancarkan suatu penyiaran dalam usaha membasmi kemiskinan dan mengurangi kejahatan secara berangsur-angsur. Ia sangat aktif dalam sebuah perkumpulan yang didirkan atas rencana E.G. Wakerfield. Sebuah perkumpulan yang bertujuan membuka jajahan di Australia Selatan. Saat rencana E.G. Wakerfield ini diterima oleh parlemen, Rowland Hill diangkat menjadi sekretearis selama kurang lebih empat tahun.

Selama masa empat tahun menjadi sekretaris itu, Rowland Hill telah mencurahkan tenaga serta pikirannya bagi kemajuan perkumpulan. Selain itu, ternyata disela-sela waktunya yang lain ia pun menekuni suatu bidang. Rowland Hill ini memanfaatkan waktu luangnya untuk dan berhasil menciptakan mesin cetak. Hal ini tidak mengherankan karena sejak masa mudanya Rownlad Hill sangat gemar menggunakan berbagai alat dan perkakas serta membuat bermacam-macam mesin. Namun mesin cetak temuannya itu tidak pernah diapakai seluruhnya, namun hanya beberapa bagian penting saja dari mesinnya itu yang masih dipergunakan.

Rowland Hill juga menekuni ilmu administrasi dan perpajakan. Pada waktu mempelajari bidang perpajakan inilah timbul gasgasan untuk menertibkan carik kertas kecil yang dikenal dengan sebutan prangko. Pada tahun 1830 ketika negara Inggris berkembang menjadi negara industri, transportasi mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan. Jalan kereta api mulai membentang dari Barat ke Timur dan adri Utara ke Selatan. Waktu itu ia memikirkan bagaimana mendapatkan pemasukan uang untuk kas kerajaan dari pajak pengiriman surat-surat. Hal yang dilihatnya waktu itu adalah pemberian hak bagi anggota Majelis Rendah dan Majelis Tinggi dalam parlemen untuk dapat mengirim surat secara cuma-cuma tanpa batas. Selain itu sistem pembayaran biaya pengiriman surat oleh penerima juga banyak merugikan dinas pos. Hal tersebutlah yang dianggapnya sebagai suatu pembrosan dan merugikan kas kerajaan.

Pada tahun 1837 Rowland Hill mengajukan usul ke Parlemen yang antara lain mengemukakan hal-hal sebagai berikut :

  1. Ongkos pengiriman surat harus diturunkan; dengan turunnya ongkos pengiriman surat diharapakan terjadi peningkatan jumlah surat yang dikirm
  2. Untuk lebih merangsang masyarakat agar saling berkirim surat, perlu ditetapkan tarif pos yang seragam dengan tidak memandang jarak tempuh surat tersebut
  3. Untuk menghindari penyalahgunaan biaya penigirman surat, biayanya harus dibayar dimuka dengan menempelkan secarik kertas, yang dikenal sekrang sebagai prangko.

Pada tahun 1846 Rowland Hill ditunjuk sebagai Sekretaris Postmaster General. Antara tahun 1854-1856 Ia kemudian mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan sebagai Sekretaris Perusahaan Jawatan Pos, suatu kedudukan yang tinggi waktu itu.

Pada thaun 1869 Rowland Hill menerima penghargaan tinggi dengan gelar “Knight”. Ia diangkat sebagai orang yang berhasil dan berbuat sosial tingkat nasional dan berhak menggunakan gelar “Sir” di depan namanya.

Pada tahun 1864 Rowland pensiun. Ketika ia pensiun parlemen memberikan hadiah 20.000 poundsterling dan berhak menerima pensiun sebesar 2.000 poundsterling setiap tahunnya.

Sir Rowland Hill, akhirnya meninggal pada tanggal 27 Agustus 1879 dan dimakamkan dengan upacara kebesaran nasioanl di Westminster Abbey, London.

Sumber referensi :
“Mengenal Dunia Filateli” edisi 1996 disusun oleh H. Soerjono, Bc.A.P.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 05/11/2011 by in Filateli.
%d bloggers like this: