Initial Ss…

Sekedar Ingin Berbagi….

Konsep Komunikasi

Definisi Komunikasi

Istilah komunikasi berasal dari bahasa latin Communis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Komunikasi juga berasal dari akar kata dalam bahsa latin Communico yang artinya membagi (Cherry dalam Stuart, 1983).

Oleh Harold D. Lasswell bahwa cara yang tepat untuk menerangkan suatu tindakann komunikasi ialah menjawab pertanyaab “siapa yang menyampaikan, apa yang disampaikan, melalui saluran apa, kepada siapa dan apa pengaruhnya”.

Steven memberikan definisi bahwa komunikasi terjadi kapan saja suatu organisme memberi reaksi terhadap suatu obyek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya. Misalnya seseorang berlindung pada sesuatu tempat karena suatu badai, atau kedipan mata sebagai reaksi terhadap sinar lampu, juga adalah peristiwa komunikasi.

Oleh sekelompok sarjana komunikasi yang mengkhususkan diri pada sutdi komunikasi antarmanusia (human communication) bahwa Komunikasi adalah suatu transaksi, proses simbolik yang menghendaki orang-orang mengatur lingkungannya dengan :

  1. membangun hubungan antar sesama manusia
  2. melalui pertukaran informasi
  3. untuk menguatkan sikap dan tingkah laku orang lain
  4. serta berusaha mengubah sikap dan tingkah laku. (Book, 1980)

Everett M. Rogers (1986) seorang pakar Sosiologi Pedesaan Amerika yang telah banyak memberi perhatian pada studi riset komunikasi, khususnya dalam hal penyebaran inovasi membuat definisi bahwa, Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada sat penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. Sebelumnya Everett M. Rogers dengan D. Lawrence Kincaid (1981) juga telah memberikan definisi, bahwa komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiab pada saling pengertian yang mendalam.

Shanon dan Weaver (1949) juga memberi gambran lain bahwa komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja tau tidak disengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni dan tekhnologi.

Fungsi Komunikasi

Fungsi adalah potensi yang dapat digunakan untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu. Untuk mengetahui fungsi komunikasi ini maka kita perlu memahami terlebih dahulu tipe komunikasi, sabab itu akan membedakan fungsinya. Menurut Hafied Cangara (2000) bahwa komunikasi dibagi dalam 4 (empat) tipe, yakni komunikasi diri sendiri (Intrapersonal Communication), komunikasi antarpribadi (Interpersonal Communication), komunikasi publik (Public Communication), dan komunikasi massa (Mass Communication).

  1. Komunikasi diri sendiri (Intrapersonal Communication)Tipe komunikasi ini adalah komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang. Tipe ini sebenranya belum dianggap sepenuhnya sebagai proses komunikasi, karena tipe ini sebenarnya adalah bentuk respon diri seseorang terhadap sesuatu hal, apakah yang terlihat, terdengar, maupun yang dirasakannya. Termasuk dalam proses pengambilan keputusan. Beberapa kalangan menilai hal ini sebagai aktivitas internal monolog bukan sebagai proses komunikasi (Asante, 1979).
  2. Komunikasi antarpribadi (Interpersonal Communication)Komunkasi ini berlangsung antara dua orang tau lebih secara tatap muka. R. Wayne Pace (1979), “interpersonal communication is communication involving two or more people in fafe to face setting”.

    Menurut sifatnya, komunikasi ini dibagi menjadi dua yaitu komunikasi diadik dan komunikasi kelompok kecil.

    Komunikasi Diadik

    Komunikasi diadik berlangsung antara dua orang dalam situasi tatap muka (Cangara, 2000). Komunikasi diadik dapat dilakukan dalam tiga bentuk, yakni (1) percakapan (berlangsung dalam suasana bersahabat dan informal), (2) dialog (berlangsung dalam situasi lebih intim, mendalam, dan lebih personal), dan (3) wawancara (sifatnya lebih serius karena ada yang bersifat dominan pada posisi bertanya dan lainnya pada posisi menjawab) (Pace, 1979).

    Komunikasi kelompok kecil

    Komunikasi kelompok kecil berlangsung antara 3 orang atau lebih secara bertatap muka, dimana anggota-anggotanya saling berinteraksi satu sama lainnya. Alasan komunikasi kelompok kecil disebut sebagai komunikasi antarpribadi karena pertama, proses komunikasinya berlangsung dengan cara tatap muka, kedua, kedudukan pembicara dan pendengar adalah sama, tidak ada pembiacara yang dominnan, ketiga, semua anggota memiliki peran yang sama, kadang sebagai pembicara dan juga sebagai penerima.

  3. Komunikasi publik (Public Communication)Komunikasi ini menunjukkan suatu proses dimana pesan-pesan yang disampaikan oleh pembicara dalam situasi tatap muka di depan khlayak yang lebih besar. Ciri-ciri tipe komunikasi publik :
    • Penyampaian pesan berlangsung secara kontinu
    • Dapat diidentifikasikan siapa sumber dan siapa penerima
    • Interaksi terbatas sehingga tanggapan balik juga terbatas
    • Sumber sering tidak dapat mgnidentifikasikan pendengarnya satu-persatu
    • Pesan yang disampaikan tidak terjadi secara spontan melainkan sudah dipersiapkan dalam bentuk konsep/teks
    • Tipe ini sering ditemui dalam kegiatan seperti kuliah umum, khotbah, rapat akbar, dll
    • Pesan yang disampaikan juga terbatas pada khalayak tertentu seprti dalam pengarahan, ceramah, santiaji, seminar, dan rapat anggota.
  4. Komunikasi massa (Mass Communication)Tipe komunikasi ini berlangsung secara massal, dimana sumbernya biasanya berasal dari suatu lembaga tertentu dan ditujukan kepada khalayak umum secara massal, dan biasanya menggunakan alat-alat tertentu misalnya radio, televisi, maupun surat kabar. Ciri-ciri tipe ini adalah :
    • Sifat pesan terbuka untuk khalayak umum yang variatif, tidak terbatas pada suku, usia, maupun golongan tertentu
    • Proses peyampaian pesannya lebih formal dan terencana, karena itu lebih rumit dari tipe sebelumnya
    • Komunikasi berlangsung satu arah, karena itu tanggapan balik sangat terbatas dilakukan
    • Penyampaian pesan berlangung secara cepat, serempak, dan meluas

Adapun fungsi komunikasi adalah : Cangara (2000)

  1. Komunikasi diri sendiri berfungsi untuk mengembangkan kreativitas imnjinasi, memahami dan mengendalikan diri, serta meningkatkan kematangan berpikir sebelum mengambil keputusan.
  2. Fungsi komunikasi antarpribadi adalah berusaha meningkatkan hubungan insani (human ralitions), menghindari dam mengatasi konflik-konflik pribadi, mengurangi ketidakpastian sesuatu, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain.
  3. Komunikasi publik berfungsi untuk menumbuhkan semangat kebersamaan (solidaritas), mempengaruhi orang lain, memberi informasi, mendidik dan menghibur.
  4. Komunikasi massa berfungsi untuk menyebarluaskan infromasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan meciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Dengan perkembangan tekhnologi fungsi ini mulai mengalami perubahan. Sean MacBride mengemukakan bahwa komunikasi tidak bisa diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan, tetapi juga sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai pertukaran data, fakta, dan ide. Karena itu komunikasi massa dapat berfungsi untuk Informasi, Soaialisasi, Motivasi, Bahan diskusi, Pendidikan, Memajukan kebudayaan, Hiburan, dan fungsi Integrasi

Unsur-unsur Komunikasi

Unsur komunikasi yang dimaksud adalah unsur yang mendukung sehingga dapt terjadinya proses komunikasi. Dalam banyak pandangan tentang ini terdapat beberapa pandangan yang menyebutkan unsur-unsur ini.

Seorang ahli filsafat Yunani kuno, Aristoteles menyebutkan bahwa proses komunikasi memerlukan tiga unsur, yakni siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, siapa yang mendengarkan.

David K. Berlo membuat formula komunikasi yang dikenal dengan nama “SMCR”, yakni Source (pengirim), Message (Pesan), Channel (Saluran-Media), Receiver (Penerima).

Sebagai pelengkapnya Gerald Miller dan Melvin L. De Fleur menambahkan unsur efek dan umpan balik (feedback). Kedua unsur ini lebih banyak dikembangkan pada proses komunikasi antarpribadi, dan komunikasi massa.

Joseph de Vito, K. Sereno, dan Erika Vora, memberi anggapan bahwa faktor lingkungan juga merupakan unsur yang tidak kalah pentingnya dalam mendukung terjadinya proses komunikasi.

Dari rumusan-rumusan di atas, Cangara (hal. 23; 2000) merumuskan bahwa unsur komunikasi adalah Sumber, Pesan, Media, Penerima, Efek, Lingkungan, dan Umpan balik.

  1. SumberPengirim, komunikator, source, sender, atau encoder adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut sumber. Sumberlah yang memegang peranan penting sebagai pelaku utama pembuat komunikasi. Sumber bisa perorangan maupun kelompok, seperti pemerintah, partai, ormas, dan lainnya.
  2. PesanMessage, content adalah apa yang biasa disebut sebagai pesan. Dalam proses komunikasi selalu ada hal yang diberikan dan ditanggapi, yakni pesan. Pesan dapat berisi apa saja. Pesan dapat disampaikan secara langsung maupun melalui media atau alat. Pesan dapat berupa bahasa verbal maupun bahasa non-verbal. Intinya pesan adalah sesuatu yang ingin disampaikan oleh sumber kepada penerima.
  3. MediaMedia pada dasarnya adalah alat yang mnghubungkan Sumber dengan Penerima dan juga sebagai pemindah pesan dari sumber kepada penerima. Dalam hal ini kita bisa menganggap panca indera kita sebagai media komunikasi. Namun karena keterbatasannya indera kita terutama untuk jarak dan waktu sehingga media kini telah berkembang dalam bentuk yang lebih canggih.
  4. PenerimaKhalayak, sasaran, komunikan, audience, dan receiver adalah istilah untuk penerima disini. Penerima merupakan sasaran dalam proses komunikasi sehingga selalu akan timbul masalah jika pesan itu tidak diterima dengan baik olehnya. Penerima bisa perorangan ataupun massal tergantung pada tipe komunikasi itu sendiri.
  5. Pengaruh/EfekPengaruh adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Dengan adanya komunikasi seseorang dapat mengerti sesuatu hal dan dapat menentukan arah tindakannya. Apakah meneriam dengan diam, ataupun melakuakn suatu tindakan. Hal itu tergantung dari sifat dan prinsip seseorang.
  6. Tanggapan balik atau Umpan BalikUmpan balik merupakan salah satu bentuk daripada pengaruh yang berasal dari penerima. Selain itu umpan balik juga dapat berasal dari media itu sendiri disebabkan karena gangguan/kendala tertentu dalam pengiriman pesan sehingga umpan balik yang diterima disini juga dapat berupa informasi tersebut.
  7. LingkunganLingkungan merupakan faktor yang juga mempengaruhi jalannya komunikasi. Faktor ini dapt tergolong dalam 4 (empat) macam, yakni Lingkungan Fisik, Sosial budaya, Psikologis, dan Dimensi waktu

    Lingkungan fisik misalnya letak geografisnya atau dengan kata lain masalah jarak. Lingkungan sosial misalnya masalah perbedaaan bahasa, kepercayaan, adat istiadat, dan status sosial. Lingkungan Psikologis misalnya memahami perasaaan orang-orang yang menerima pesan tersebut. Sedangkan Dimensi waktu menunjukkan situasi yang tepat untuk melakukan kegiatan komunikasi, misalnya musim.

Daftar Pustaka :

Berlo, David K.. The Procces of Communications : An Introduction to Theory and Practice. Holt, Rinehart and Winston, New York. 1960.

Book, Cassandra L. Human Communication : Principles, Contex and Skills. St. Martin s Press, New York. 1980.

MacBride, Sean. Many Voices One World UNESCO, New York. 1980.

Pace, R. Wayne. Techniques for Effektive Communication. Addison Wesley Publishing Company, Massachusetts. 1979.

Rogers, Everett M. Communication Technology. The New Media in Society. The Free Press, New York. 1986

Rogers, Everett M., and D. Lawrence Kincaid. Communication Network: Towards a new paradigm for research. Free Press, New York. 1981

Shannon, Philip C. System Analysis : Definiton, Process and Design. Science Research Associaton Inc., Chicago. 1982

Stuart, Teresa M. Communication Process. Institute of Development Communication, University of the Philippines. 1987.

Sumber Materi :

Cangara, Hafied. 2000. Pengantar Ilmu Komunikasi. RajaGrafindo Persada. Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 06/11/2011 by in sosial & politik.
%d bloggers like this: